Kamis, 13 November 2008

TEORI PERKEMBANGAN (DEVELOPMENTAL THEORIES)

TEORI PERKEMBANGAN (DEVELOPMENTAL THEORIES)

PSYCHOSOCIAL STAGES OF DEVELOPMENT (ERIK ERIKSON)

  • Erik Erikson “Childhood and Society”, menjelaskan 8 tahap perkembangan psychosocial.
  • Pada setiap tahap, individu harus menyelesaikan suatu tugas hidupnya yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian dan kesehatan mentalnya.
  • Menurut Erikson, perkembangan psychosocial berlangsung secarabertahap dan setiap tahap dan setiap tahap akan dipengaruhi oleh selesainya dengan baik tahap yang sebelumnya.

TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN PSYCHOSOCIAL DARI ERIKSON

  • Trust vs Mistrust

Infancy

  • Autonomy vs Shame and Doubt

Toddlerhood

  • Initiative vs Guilt

Early Childhood

  • Accomplishment/Industry vs Inferiority

Middle Childhood/Elementary

  • Identity vs Role Confusion

Adolescence

  • Initimacy vs Isolation

Young Adult

  • Generativity vs Stagnation

Middle Adulthood

  • Ego Integrity vs Despair

Older Adulthood

COGNITIVE STAGES OF DEVELOPMENT (JEAN PAGET)

  • Intelligence berkembang secara bertahap sesuai dengan umur anak.
  • Perubahan-perubahan biologis (pertumbuhan) dan pematangan menyebabkan perkembangan cognitive.

3 TAHAP PERKEMBANGAN KOGNITIF DARI JEAN PAGET

Sensorimotor (lahir-2 tahun)

  • Anak merasa dan menyadari dirinya sebagai diri yang pisah dari lingkungannya (ibu=lingkungan utama).
  • Pengertian mengenai “objek permanen”

Preoperational (2-6 tahun)

  • Mengembangkan kemampuan untuk mengungkapkan diri menggunakan bahasa.
  • Mengerti isyarat-isyarat/gerakan-gerakan tertentu yang memiliki maksud.
  • Mulai mengklarifikasi barang-barang.

Concrete Operative (6-12 tahun)

  • Mulai memakai logika dan berpikir.
  • Mengerti “spatiality” dan “reversibility”.
  • Ramah dan suka bergaul.
  • Mampu menerapkan aturan-aturan.
  • Tapi cara berpikir masih konkrit, belum abstrak.
  • Teori Piaget bermanfaat bagi perawat yang bekerja dengan anak-anak.
  • Perawat perlu mengerti perkembangan cognitive dari anak dan menyesuaikan health teaching yang diberikan.

INTERPERSONAL TEORIES

INTERPERSONAL RELATIONSHIPS AND MILLIEU (HARRY SULLIVAN)

  • Sullivan percaya bahwa perkembangan kepribadian menyangkut hubungan interpersonal.
  • Dia berasumsi bahwa relasi yang tidak adekuat dan tidak memuaskan akan menimbulkan anxietas dan menjadi sumber dari segala masalah emosional.

3 cara/modes perkembangan cognitive dari pengalaman-pengalaman seseorang pada tahap awal perkembangannya, dan sullivan yakin bahwa gangguan mental bisa timbul karena berlangsungnya terus menerus salah satu mode ini.

1. Prototaxic mode

  • Ciri dari infancy dan childhood.
  • Pengalaman-pengalaman singkat , tidak berhubungan.

2. Parataxic mode

  • Mulai mampu mengaitkan pengalaman satu sama lain.
  • Belum melihat logika dari pengalaman.
  • Mengulang pengalaman-pengalaman untuk mengurangi anxietas walau belum mengerti kenapa diulang-ulang.

3. Syntaxic mode.

  • Tampak pada Preadolescence.
  • Milihat dirinya dan dunia, dalam hubungan dengan lingkungan.
  • Mampu menganalisa pengalaman-pengalaman.

TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN HIDUP (HARRY SULLIVAN)

  • INFANCY (Lahir-mulai pakai bahasa)
  • CHILDHOOD (Bahasa-5 tahun)
  • JUVENILE (5-8 tahun)
  • PRE-ADOLESCENCE (8-12 tahun)
  • ADOLESCENCE (Puberty-adulthood)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar